Indonesian English

Setelah 17 tahun memperoleh pengakuan internasional di bidang sistem akreditasi laboratorium dan lembaga inspeksi dari Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC) dan pengakuan internasional di bidang sistem akreditasi lembaga sertifikasi dari Pacific Accreditation Cooperation (PAC), Komite Akreditasi Nasional (KAN) kembali mendapat perpanjangan pengakuan internasional untuk 4 tahun ke depan oleh APLAC dan PAC. Secara rinci perpanjangan pengakuan internasional yang diperoleh dari APLAC adalah untuk (1) laboratorium penguji, (2) laboratorium kalibrasi, (3) lembaga inspeksi dan (4) laboratorium klinik serta penambahan lingkup pengakuan untuk (5) penyelenggara uji profisiensi. Sedangkan  perpanjangan pengakuan internasional yang diperoleh dari PAC adalah untuk (1) lembaga sertifikasi sistem manajamen mutu, (2) lembaga sertifikasi sistem manajemen lingkungan, (3) lembaga sertifikasi produk, (4) lembaga sertifikasi sistem manajemen keamanan pangan dan (5) lembaga sertifikasi person.

Pengakuan internasional tersebut diperoleh pada sidang APLAC MRA Council dan PAC MLA Group pada tanggal 21 Juni 2017 dalam rangkaian sidang APLAC/PAC Joint Annual Meetings 2017 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand pada tanggal 16 s/d 24 Juni 2017. APLAC dan PAC merupakan salah satu Specialist Regional Body (SRB) di kawasan Asia Pasifik, yang dibentuk atas rekomendasi dari organisasi Asia Pacific Economic Cooperation (APEC), sebagai organisasi kerjasama badan akreditasi yang berfungsi memastikan kompetensi laboratorium, lembaga sertifikasi dan lembaga inspeksi  untuk digunakan dalam fasilitasi perdagangan.

Dalam sidang tersebut, Komite Akreditasi Nasional (KAN) mengirimkan delegasi yang diketuai oleh Kukuh S Achmad  (Sekretaris Jenderal KAN). Anggota delegasi terdiri dari 2 tim yaitu : a) Tim untuk untuk Sidang APLAC dengan anggota Dede Erawan (Direktur  Akreditasi Laboratorium dan Lembaga Inspeksi), Fajarina Budiantari (Manajer Akreditasi Laboratorium Penguji), Sugeng Raharjo (Manajer Akreditasi Laboratorium Kalibrasi), dan Esti Premati (Manager Akreditasi Lembaga Inspeksi) dan b)  Tim untuk Sidang PAC dengan anggota Donny Purnomo (Direktur Akreditasi Lembaga Sertifikasi) dan Triningsih Herlinawati (Manajer Akreditasi  Sistem Manajemen Mutu).

Pada sidang ini juga diselenggarakan beberapa kegiatan, antara lain: Workshop on Halal Certification, PAC Working Group (WG) on Organic, PAC Working Group (WG) on GHG (Green House Gases) and EnMS (Energy Management System), PAC Working Group (WG) on Person, APLAC Proficiency Testing (PT) Committee Meeting dan APLAC Technical Committee Meeting.

Diharapkan Kementerian dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing serta seluruh stakeholder yang terkait dapat memanfaatkan pengakuan internasional sistem akreditasi yang telah diperoleh oleh Komite Akreditasi Nasional, baik untuk tujuan perlindungan konsumen dalam negeri dan pengamanan pasar domestik maupun dalam memfasilitasi ekspor produk unggulan Indonesia ke pasar global (Tim KAN).

Berita

KAN Kembali Peroleh Pengakuan Internasional Untuk 10 Skema Akreditasi di Bidang Akreditasi Laboratorium, Lembaga Sertifikasi dan Lembaga Inspeksi

Komite Akreditasi Nasional (KAN) kembali mendapat perpanjangan pengakuan internasional untuk 4 tahun ke depan oleh Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC) dan Pacific Accreditation Cooperation (PAC).

World Accredtiation Day 2017

Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyelenggarakan Peringatan Hari Akreditasi Dunia (World Accreditation Day) 2017 pada Kamis (8/6/2017) di Auditorium Gedung II BPPT, Jalan MH. Thamrin No. 8 Jakarta. Peringatan tahun ini mengangkat tema “Delivering Confidence in Construction and The Built Environment”. Tema ini berfokus meningkatkan komitmen bersama pemangku kepentingan dalam melaksanakan pembangunan sektor konstruksi dan lingkungan sekitar demi menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Selain itu juga untuk menggerakkan komitmen untuk melakukan upaya pencegahan tindak pidana korupsi dalam pembangunan konstruksi yang dapat menurunkan kualitas bangunan konstuksi.

Keberterimaan dan Hubungan Kerja Sama

   

Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.