Indonesian English

Pada Kamis (9/7/2020) telah dilaksanakan Sosialisasi Perubahan Kebijakan Komite Akreditasi Nasional terkait Antisipasi Dampak Pandemi Covid-19. Acara diselenggarakan melalui webinar dan streaming Youtube. Sosialisasi ini diselenggarakan untuk memberikan informasi kepada Lembaga Inspeksi (LI), Lembaga Sertifikasi (LS), serta Lembaga Verifikasi dan Validasi (LVV) mengenai kebijakan KAN No 007/KAN/06/2020 yang merupakan perubahan dari kebijakan KAN No 003/KAN/04/2020 yang ditetapkan tanggal 15 April 2020.

Acara dibuka oleh Sekretaris Utama Badan Standardisasi Nasional, selaku plt. Sekretaris Jenderal Komite Akreditasi Nasional (KAN), Dr. Ir. Puji Winarni, M.A. Puji menyampaikan bahwa  sebagai langkah merespon kebijakan pemerintah terkait dengan penetapan Covid-19 sebagai bencana nasional, KAN telah menetapkan sejumlah kebijakan antisipasi dampak Covid-19 dalam rangka untuk tetap menjaga kredibilitas kegiatan penilaian kesesuaian dalam kondisi pandemi covid, yaitu Kebijakan 001/KAN/03/2020 pada tanggal 16 Maret 2020, 002/KAN/03/2020 pada tanggal 16 Maret 2020,  003/KAN/04/2020 pada tanggal 15 April 2020, 004/KAN/04/2020 pada tanggal 15 April 2020. Menimbang bahwa kita telah memasuki era new normal, maka KAN menerbitkan kebijakan lanjutan No. 007/KAN/06/2020 yang merupakan perubahan terhadap kebijakan KAN No. 003, beserta protokol asesmen penyaksian (remote witness). Tujuan adanya perubahan kebijakan KAN No. 007 adalah untuk mendukung percepatan pemulihan kegiatan ekonomi melalui kegiatan sertifikasi, inspeksi, verifikasi/validasi dan akreditasi.

Diskusi panel dilaksanakan dengan didahului paparan dari Direktur Sistem dan Harmonisasi Akreditasi, Donny Purnomo, JE, ST  melalui penyampaian isi kebijakan KAN 007/KAN/06/2020, serta paparan dari Direktur Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Lembaga Sertifikasi, Triningsih Herlinawati, SP, M.Si. melalui presentasi protokol asesmen penyaksian jarak jauh (remote witness). Hadir dalam acara ini sebanyak 537 peserta yang terdiri dari perwakilan lembaga inspeksi, lembaga sertifikasi, serta lembaga validasi dan verifikasi yang diakreditasi KAN. Diskusi dipandu oleh moderator Kasubdit Akreditasi Lembaga Inspeksi, Lembaga Verifikasi dan Lembaga Validasi, Esti Premati.

Dalam presentasi, disampaikan bahwa KAN membuka perluasan pelaksanaan remote asessment untuk proses asesmen awal, penambahan ruang lingkup , reakreditasi dengan pengaturan tertentu untuk setiap skema bagi lembaga inspeksi, lembaga sertifikasi, serta lembaga validasi dan verifikasi. Selain itu KAN juga membuka pelaksanaan remote witness yang pada kebijakan KAN sebelumnya ditunda pelaksanaannya, hal ini bertujuan agar kewajiban pemenuhan witness bagi LS dan LI dapat dijalankan dan mendukung proses apabila LI dan LS ingin mengajukan perluasan lingkup. Untuk melaksanakan witness jarak jauh (remote witness), maka pelaksanaan remote witness tersebut harus sesuai prasyarat yang diatur dalam protokol asesmen pelaksanaan remote witness, baik dalam tahap persiapan, pelaksanaan, hingga pelaporan. (ep)

Berita

KAN Memperingati World Accreditation Day 2021 Melalui Webinar

Dalam rangka Hari Akreditasi Dunia Tahun 2021 yang diperingati di seluruh dunia, Komite Akreditasi Nasional (KAN) pada tanggal 9 Juni 2021 menyelenggarakan kegiatan webinar “Peran Akreditasi dalam Mendukung Penanganan Perubahan Iklim” yang diselaraskan dengan tema Hari Akreditasi Dunia “Accreditation Supporting The Implementation of The SDGs”. Kegiatan ini dihadiri oleh ± 1.000 peserta yang mewakili seluruh stakeholder standardisasi dan penilaian kesesuaian yang terdiri dari pelaku usaha, asosiasi, perwakilan pemerintah, lembaga penilaian kesesuaian (lembaga sertifikasi, lembaga inspeksi, dan laboratorium), anggota Konsil KAN, asesor, dan panitia teknis melalui media zoom webinar serta siaran langsung melalui kanal youtube Komite Akreditasi Nasional.

Read more ...
Pertemuan Teknis Laboratorium dan Penyelenggara Uji Profisiensi Tahun 2021

Komite Akreditasi Nasional (KAN) menyelenggarakan Pertemuan Teknis Laboratorium dan Penyelenggara Uji Profisiensi pada Kamis (3/6/2021) di Yogyakarta. Acara ini dibuka oleh Deputi Bidang Akreditasi (BSN) selaku Sekretaris Jenderal Komite Akreditasi Nasional, Donny Purnomo.

Read more ...
Kebijakan KAN tentang Akreditasi LS Skema IndoGAP Nomor 004/KAN/05/2021

Sehubungan dengan telah ditetapkannya Persyaratan Tambahan bagi Lembaga Sertifikasi  yang  mengoperasikan  skema  sertifikasi Indonesian  Good  Aquaculture  Practices  (yang  selanjutnya disingkat LS IndoGAP), Komite Akreditasi Nasional (KAN) mengambil kebijakan  dalam rangka transisi implementasi Persyaratan Tambahan LS IndoGAP sebagai berikut:

Read more ...
Kebijakan KAN tentang Akreditasi Lembaga Sertifikasi Skema GHG Nomor 005/KAN/05/2021

Sesuai dengan hasil sidang IAF General Assembly ke-33 yang dituangkan dalam resolusi  International Accreditation Forum (IAF) 2019-19 telah ditetapkan masa transisi terhadap ISO 14065:2020  bagi  Lembaga  Validasi/Verifikasi  (LV/V)  Gas  Rumah  Kaca  (GRK)  untuk menerapkan perubahan standar ini dalam waktu 3 tahun sejak terbitnya standar. Berdasarkan  resolusi  IAF  tersebut,  KAN  menetapkan  transisi  penerapan  SNI  ISO/IEC 17029:2019, ISO 14065:2020, dan SNI ISO 14064-3:2019.

Read more ...
Kebijakan KAN Mengenai Implementasi Penerapan KAN K 08.01 Rev.1 Nomor 006/KAN/05/2021

Sehubungan dengan telah ditetapkannya Persyaratan Tambahan Bagi Lembaga Sertifikasi Produk, Proses dan Jasa berbasis SNI (KAN K 08.01 Rev 1), Komite Akreditasi Nasional (KAN) menetapkan kebijakan dalam rangka implementasi KAN K 08.01 Rev 1 sebagai berikut:

Read more ...
Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.