Indonesian English

Selasa, 16 Juni 2020 perwakilan lintas direktorat di lingkungan  Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Komite Akreditasi Nasional (KAN) melakukan Focus Group Dicussion (FGD) secara virtual melalui aplikasi zoom membedah persyaratan baru yaitu ISO/IEC 17029:2019. Apa itu ISO/IEC 17029:2019?, seperti diketahui bahwa pada bulan Oktober 2019 Organisasi Standar Internasional (International Organization for Standardization atau disingkat ISO) telah menetapkan ISO/IEC 17029:2019, Conformity assessment — General principles and requirements for validation and verification bodies sebagai standar persyaratan kompetensi lembaga validasi dan verifikasi.  ISO/IEC 17029 merupakan salah satu jenis acuan persyaratan untuk kegiatan penilaian kesesuaian, sejajar dengan ISO/IEC 17065, ISO/IEC 17020, ISO/IEC 17024, ISO/IEC 17025, ISO/IEC 17021.

Narasumber FGD ini  adalah Triningsih Herlinawati (Direktur Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Lembaga Sertifikasi) dan Rustiawan Anis yang merupakan expert dan Lead Auditor senior KAN dalam bidang validasi dan verifikasi. Pada acara FGD ini juga dilakukan diskusi interaktif antara pemateri dan peserta terkait pemahaman dan peluang penerapan standar ISO/IEC 17029:2019 yang akan datang diberbagai sektor.  Kegiatan dihadiri oleh 42 perwakilan dari BSN dan KAN serta dimoderatori oleh Esti Premati Kasubdit Akreditasi Lembaga Inpeksi dan Lembaga Verifikasi/Validasi BSN.

Menurut Triningsih  Herlinawati, validasi dan verifikasi sebagai penilaian kesesuaian dipahami sebagai konfirmasi keandalan informasi yang dinyatakan dalam klaim. Jaminan diberikan melalui validasi/verifikasi dan memberikan kepercayaan kepada pemangku kepentingan dan pihak yang memiliki kepentingan terhadap klaim. Validasi/verifikasi sebagai konfirmasi, kegiatan ini dibedakan dari perangkat penilaian kesesuaian lainnya karena tidak menghasilkan karakterisasi (pengujian) atau menyediakan pemeriksaan (inspeksi) atau pengesahan kesesuaian untuk periode tertentu (sertifikasi).

Rustiawan Anis menegaskan bahwa standar ISO/IEC 17029:2019 menjadi acuan bagi lembaga yang menyediakan validasi/verifikasi sebagai kegiatan pihak pertama, pihak kedua atau pihak ketiga. Lembaga dapat berupa lembaga validasi saja, lembaga verifikasi saja, atau menyediakan kedua kegiatan tersebut. Standar ini berlaku untuk sektor apapun, diterapkan bersama dengan program khusus untuk sektor yang berisi persyaratan untuk proses dan prosedur validasi/verifikasi. Hasil kegiatan penilaian kesesuaian lainnya dapat digunakan sebagai masukan saat melakukan kegiatan validasi/verifikasi.

Penerapan standar ini nantinya diharapkan dapat memfasilitasi kebutuhan stakeholder di antaranya adalah regulator. Beberapa potensi penerapan standar ini, diantaranya pada bidang teknologi konstruksi, manajemen energi, manajemen keuangan, sistem otomasi industri, rekayasa sistem  dan perangkat lunak, teknologi informasi, produk kesehatan, dan keamanan mesin.  Di samping itu, penerapan standar ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif untuk kegiatan penilaian pendukung penerapan standar terkait regulasi pemenuhan perijinan berusaha. (JR/EP)

Berita

FGD SNI ISO 37001:2016

Senin (29/06/2020), Komite Akreditasi Nasional (KAN) mengadakan Forum Group Discussion (FGD) Pemahaman SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan – Persyaratan dengan Panduan Penggunaan. FGD yang dilakukan secara daring ini dihadiri oleh beberapa unit kerja di Badan Standardisasi Nasional.

Read more ...
Focus Group Discussion (FGD) SNI ISO 35001:2019

Perlu kita ketahui bersama bahwa akhir tahun 2019, International Organization for Standardization (ISO) merilis ISO 35001:2019 (Biorisk management for laboratories and other related organisations) yang kemudian pada 9 Juni 2020 ditetapkan sebagai SNI sesuai dengan SK Kepala BSN 177/KEP/BSN/6/2020. SNI ISO 35001:2019 merupakan adopsi identik dengan ISO 35001:2019. SNI ISO 35001:2019 ini nantinya akan menggantikan SNI 8340:2016. Guna membedah bagaimana perbedaan serta persamaan antara SNI 8340:2016 dengan SNI ISO 35001:2019, maka pada Selasa (24/06/2020) Komite Akreditasi Nasional (KAN) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) SNI ISO 35001:2019 dengan media daring.

Read more ...
Focus Grup Discussion “Asesmen Jarak Jauh (Remote Assessment)”

 Focus Grup Discussion (FGD) dilaksanakan tanggal 18 Juni 2020 melalui media daring zoom yang diikuti sekitar 450 wakil Lembaga Inspeksi dan Lembaga Sertifikasi terkait Asesmen Jarak Jauh (Remote Assessment) sebagai salah satu solusi mematuhi protokol kesehatan pada aktivitas yang kita lakukan tetapi tetap menjaga kredibilitas pelaksanaan jasa inspeksi maupun jasa sertifikasi pada masa pandemic covid ini. Komite Akreditasi Nasional (KAN) yang salah satu tugasnya adalah memastikan kompetensi Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) dan pemeliharaan kompetensi personil LPK, pada awal masa pandemi langsung mengambil tindakan yaitu mengkaji hal-hal yang harus dipenuhi oleh LPK. Tanggung jawab ini diambil antara lain karena tata cara melakukan akreditasi memiliki time frame yang cukup ketat dan harus kita jaga. Dalam membuat kebijakan, KAN selalu mengacu kepada kesepakatan internasional baik IAF dan ILAC, yaitu dengan tetap memelihara kompetensi LPK dan memperhatikan manajemen resiko. Salah satu kebijakan yang diterbitkan oleh KAN dalam masa Pandemi ini adalah Kebijakan remote assessment dan juga panduan untuk digunakan oleh LPK dalam mengaudit ke organisasi atau industri.

Read more ...
Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.