Indonesian English

Komite Akreditasi Nasional (KAN) mendapatkan pengakuan Internasional Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC) untuk skema akreditasi Penyelenggara Uji Profisiensi berdasarkan ISO/IEC 17043  (telah diadopsi menjadi SNI ISO/IEC 17043) pada tanggal 3 Oktober 2019. Skema saling pengakuan di bidang akreditasi Penyelenggara Uji Profisiensi ILAC merupakan lingkup baru dalam ILAC MRA (Mutual Recognition Arrangement), yang dilaksanakan melalui evaluasi oleh Organisasi Kerjasama Akreditasi Regional. KAN telah memperoleh pengakuan di tingkat regional melalui Asia Pasific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC)  pada bulan Juni 2017.

Setelah Asia Pacific Accreditation Cooperation/APAC (yang merupakan organisasi gabungan dari APLAC dan PAC) menyelesaikan proses evaluasi ILAC untuk saling pengakuan di bidang Akreditasi Penyelenggara Uji Profisiensi, seluruh badan akreditasi yang telah memperoleh pengakuan di tingkat regional (termasuk KAN) dapat memperoleh saling pengakuan di tingkat internasional melalui ILAC MRA.

Penyerahan sertifikat saling pengakuan internasional tersebut diberikan dalam acara signing ceremony pada  sidang ILAC-IAF Joint Annual Meetings pada tanggal 29 Oktober 2019. Acara tersebut merupakan rangkaian sidang ILAC-IAF Joint Annual Meetings 2019 yang diselenggarakan di Frankfurt, Jerman pada tanggal 21 s/d 30 Oktober 2019.

Dalam acara ini, Donny Purnomo selaku Direktur Sistem dan Harmonisasi Akreditasi KAN mewakili Ketua KAN menerima sertifikat ILAC MRA untuk akreditasi penyelenggara uji profisiensi. Selain KAN, terdapat 41 negara yang menerima sertifikat ILAC MRA untuk skema Penyelenggara Uji Profisiensi. 

Pada bulan Mei 2019, APAC MRA telah mendapatkan pengakuan ILAC MRA untuk lingkup akreditasi Penyelenggara Uji Profisiensi berdasarkan hasil ballot ILAC Arrangement Council dan hasil evaluasi APLAC 2017/2018.

Rangkaian kegiatan ILAC-IAF Joint Annual Meetings 2019  meliputi  diskusi level Working Group (WG), Joint WG, Task Force (TF) dan Joint TF serta Committee dibawah koordinasi IAF dan ILAC.  Pembahasan discussion papers yang berlangsung dari setiap WG, JWG, TF dan JTF telah menghasilkan beberapa rekomendasi untuk dibahas dan diputuskan pada IAF Technical Committee (TC) dan ILAC Accreditation Committee (AIC) sebelum menjadi resolusi pada IAF dan ILAC General Assembly.

 

Beberapa hasil resolusi Joint General Assembly 2019 yang penting adalah sebagai berikut :

Resolusi 1  :

Rekomendasi untuk membuat satu organisasi tunggal akreditasi internasional. Joint General Assembly menyetujui rekomendasi Joint Excecutive Committee untuk membuat satu organisasi akreditasi internasional berdasarkan hasil survey untuk mendukung program IAF periode 2020-2025 dan program ILAC periode 2021 – 2025.

Resolusi 2 :

Joint General Assembly menyetujui rekomendasi Joint Excecutife Committee untuk  mendirikan stearing committee dan melaporkannya kepada Joint Excecutive Committee dalam mengkoordinasikan proses pendirian satu organisasi akreditasi internasional. Dalam hal ini akan melibatkan kontraktor dan pembiayaan akan dibagi rata oleh IAF dan ILAC

Resolusi 3 :

Joint General Assembly menerima dengan penuh apresiasi presentasi dan laporan dari 7 organisasi eksternal terkait (IEC, IHAF, INetQI, ISO, CASCO, OIML, UNIDO, ITU).

Resolusi 4 : Laporan dari group regional IAF dan ILAC

Joint General Assembly menerima dengan penuh apresiasi laporan yang diberikan  oleh organisasi regional (AFRAC, APAC, ARAC, EA, IAAC dan SADCA).

(KAN-BSN)

Berita

Kebijakan KAN Terkait Antisipasi Dampak COVID-19 Terhadap Proses Akreditasi dan Penilaian Kesesuaian
özel direksiyon dersi direksiyon merkezi pubg hile satın al Deathko kayseri escort bursa escort Alaçatı escort muğla escort Konya Escort Edirne Escort antalya escortlar

istanbul escort

istanbul escort

escort bayan

istanbul escort

beylikduzu escort

istanbul escort

istanbul escort

sirinevler escort

esenyurt escort

beylikduzu escort

beylikduzu escort

avcilar escort

sirinevler escort

avcilar escort

Betist Betist Betist Tipobet Tipobet Tipobet Tipobet Süpertotobet Süpertotobet Grandbetting Queenbet Betmatik

Berkenaan dengan penetapan Covid-19 sebagai pandemik oleh WHO yang dampaknya berpengaruh secara global dan salah satunya terhadap proses kegiatan akreditasi dan penilaian kesesuaian, KAN mengambil kebijakan sebagai upaya menjaga kesehatan, keselamatan dan keamanan serta mengurangi resiko penularan Covid-19 kepada personel yang terlibat di Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) dan KAN pada saat melakukan kegiatan akreditasi dan penilaian kesesuaian dalam lingkup akreditasi KAN sebagai berikut:

Read more ...
PENUNDAAN PELAKSANAAN PERTEMUAN TEKNIS LABORATORIUM TERAKREDITASI KAN DI MAKASSAR

Diinformasikan kepada seluruh pimpinan Laboratorium dan Penyelenggara Uji Profisiensi terakreditasi KAN wilayah Indonesia Timur, Jawa Timur, dan DKI Jakarta, bahwa Pertemuan Teknis Laboratorium dan PUP yang sedianya akan dilaksanakan di Makassar pada tanggal 19 Maret 2020 dinyatakan ditunda pelaksanaannya.

Read more ...
Pendaftaran Pelatihan Asesor Laboratorium Pengujian KAN

Dalam rangka pengembangan sumber daya asesor KAN yang kompeten, KAN membuka kesempatan bagi yang berminat dan berkecimpung di bidang pengujian dan standar, untuk mengikuti pelatihan asesor laboratorium penguji.

Read more ...
Pengenalan Publikasi Internasional Baru Mengenai Persyaratan Kompetensi Lembaga Validasi dan Verifikasi, ISO/IEC 17029:2019

Menghadapi tantangan yang semakin meningkat, Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Komite Akreditasi Nasional (KAN) perlu untuk terus mengikuti perkembangan standar internasional. Organisasi Standar Internasional (ISO) telah menetapkan suatu standar baru yaitu ISO/IEC 17029:2019 Conformity assessment — General principles and requirements for validation and verification bodies atau persyaratan kompetensi lembaga validasi dan verifikasi. 

Read more ...
Sertifikat Legalitas Kayu Perlancar Ekspor ke Mancanegara

Kabupaten Sidoarjo - Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK) merupakan sitem pelacakan yang disusun secara multistakeholder untuk memastikan legalitas sumber kayu yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia. Dengan adanya bukti Sertifikat Legalitas Kayu (SLK), industri berbahan kayu memiliki jaminan kuat atas legalitas sumber bahan baku kayunya. Hal ini tentu membantu para pelaku usaha untuk memperlancar usahanya, khususnya saat melakukan ekspor ke mancanegara.

Read more ...
KAN Peroleh Pengakuan Internasional ILAC Skema Akreditasi Penyelenggara Uji Profisiensi

Komite Akreditasi Nasional (KAN) mendapatkan pengakuan Internasional Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC) untuk skema akreditasi Penyelenggara Uji Profisiensi berdasarkan ISO/IEC 17043  (telah diadopsi menjadi SNI ISO/IEC 17043) pada tanggal 3 Oktober 2019. Skema saling pengakuan di bidang akreditasi Penyelenggara Uji Profisiensi ILAC merupakan lingkup baru dalam ILAC MRA (Mutual Recognition Arrangement), yang dilaksanakan melalui evaluasi oleh Organisasi Kerjasama Akreditasi Regional. KAN telah memperoleh pengakuan di tingkat regional melalui Asia Pasific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC)  pada bulan Juni 2017.

Read more ...
Press Release IQE 2019 (Bulan Mutu Nasional)

 

Pembangunan sumber daya manusia yang unggul merupakan kunci dari kemajuan sebuah bangsa. Pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan diharapkan mampu menjawab kebutuhan terciptanya sumber daya manusia unggul yang mampu menghadapi tantangan dimasa kini dan masa mendatang.

Read more ...
Sidang ASEAN Consultative Committee on Standards and Quality Working Group 2 (ACCSQ WG 2) yang ke-37

Indonesia kembali menjadi tuan rumah sidang ASEAN Consultative Committee on Standards and Quality Working Group 2 (ACCSQ WG 2) yang ke-37. Sidang yang berlangsung selama 3 hari pada tanggal 11-13 September 2019 di Yogyakarta tersebut didahului dengan Workshop tentang pertanian organik. Workshop yang diselenggarakan selama 2 hari pada tanggal 9-10 September 2019 ini bertujuan untuk pengembangan skema sertifikasi pertanian organik. Sidang ACCSQ WG 2 ke 37 diawali dengan sambutan dari Kepala Badan Standardisasi Nasional, Prof. Dr. Bambang Prasetya. Dalam kesempatan itu Ia menyampaikan latar belakang dibentuknya ACCSQ WG2 yaitu bertujuan untuk mengembangkan kebijakan dan pedoman yang selaras di bidang akreditasi dan penilaian kesesuaian serta memperkuat infrastruktur mutu dari negara-negara anggota ASEAN. Disamping itu, beliau juga menyampaikan bahwa ACCSQ juga telah meminta WG (Working Group) dan PWG (Product Working Group) untuk melanjutkan studi mengenai kota pintar (smart city) dan Revolusi Industri 4.0 yang telah ditetapkan sebagai prioritas baru di ASEAN selain percepatan integrasi 11 sektor prioritas yang telah disepakati sebelumnya dalam perjanjian kerangka kerja oleh para pemimpin ASEAN.

Read more ...
Refreshing Course Asesor Laboratorium Kalibrasi SNI ISO/IEC 17025:2017 Tahun 2019

Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) menyelenggarakan acara refreshing course asesor laboratorium kalibrasi, pada Selasa (03/09/2019) di Jakarta. Kegiatan yang dihadiri oleh 50 orang asesor laboratorium kalibrasi ini dilaksanakan dalam rangka merumuskan pedoman pelaksanaan asesmen bagi asesor maupun laboratorium kalibrasi untuk pengukuran kalibrasi alat survei dan temperature enclosure.

Read more ...
Penjelasan Kebijakan Transisi Dokumen

Dalam rangka implementasi KAN U-01 - Syarat dan Aturan Akreditasi Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) dan menindaklanjuti Surat Sekretaris Jenderal KAN Nomor 432/KAN/SEKJEN-SHA/01/19 perihal Perubahan Syarat dan Aturan Akreditasi Lembaga Penilaian Kesesuaian, dengan ini disampaikan Surat Penjelasan Kebijakan Transisi Dokumen:

Read more ...

Keberterimaan dan Hubungan Kerja Sama

Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.