Indonesian English

 

Sidang IAF-ILAC Mid-Term Meetings 2019 telah diselenggarakan di Hotel Hilton Mexico City Reforma, Mexico City, Mexico tanggal 04-11 April 2019. International Accreditation Forum (IAF) adalah organisasi internasional di bidang kerjasama badan akreditasi untuk lembaga sertifikasi yang beranggotakan 84 badan akreditasi yang berasal dari 73 negara (www.iaf.nu), sedangkan International Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC) adalah organisasi internasional di bidang kerjasama badan akreditasi untuk laboratorium dan lembaga inspeksi yang beranggotakan 155 badan akreditasi dan organisasi terkait lainnya yang berasal dari 126 negara (www.ilac.org).

Keanggotaan Indonesia di kedua organisasi internasional tersebut diwakili oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) yang mempunyai tugas melaksanakan akreditasi terhadap lembaga penilaian kesesuaian (LPK) yang terdiri dari laboratorium, lembaga sertifikasi dan lembaga inspeksi. Tujuan utama dari IAF dan ILAC adalah melakukan harmonisasi secara internasional atas persyaratan pengoperasian akreditasi, baik untuk lembaga sertifikasi, laboratorium maupun lembaga inspeksi, yang pada akhirnya untuk mewujudkan saling pengakuan antar badan akreditasi dan antar negara terhadap kompetensi LPK secara internasional melalui Mutual Recognition Arrangement (MRA) dan Multilateral Recognition Arrangement (MLA).

IAF dan ILAC melaksanakan sidang gabungan 2 kali setiap tahun. Sidang gabungan IAF-ILAC di Meksiko kali ini adalah sidang pembahasan persyaratan teknis akreditasi yang dilakukan oleh sejumlah committee di bawah IAF dan ILAC. Beberapa hasil sidang committee yang penting untuk menjadi perhatian Indonesia diantaranya:

  1. ILAC Accreditation Issue Committee (AIC) membahas antara lain perubahan persyaratan akreditasi laboratorium penguji dan laboratorium kalibrasi berdasarkan standar internasional ISO/IEC 17025 : 2017 dan rencana perubahan persyaratan akreditasi laboratorium klinik berdasarkan standar internasional ISO 15189 : 2012
  2. ILAC Inspection Committee (IC) membahas antara lain pedoman tentang pelaksanaan pengujian laboratorium sebagai bagian dari proses inspeksi dan pedoman penerapan standar internasional ISO/IEC 17020 : 2012 dalam proses akreditasi lembaga inspeksi
  3. IAF Technical Committee (TC) membahas antara lain akreditasi lembaga sertifikasi sistem manajemen berdasarkan persyaratan standar internasional ISO/IEC 17021-1: 2015, akreditasi lembaga sertifikasi produk berdasarkan standar internasional ISO/IEC 17065 : 2012 dan akreditasi lembaga sertifikasi person berdasarkan standar internasional ISO/IEC 17024 : 2012

Delegasi RI dipimpin oleh Kukuh S Achmad, Deputi Bidang Akreditasi BSN selaku Sekretaris Jenderal KAN dengan dua anggota Delri yang berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan BSN (ksa & ek).

 

 

Berita

Fasilitasi Perdagangan Indonesia, MRA APAC Kembali diperoleh KAN, Untuk 11 Skema Akreditasi di Bidang Akreditasi Laboratorium, Lembaga Sertifikasi dan Lembaga Inspeksi

Setelah 20 tahun memperoleh pengakuan internasional di bidang sistem akreditasi laboratorium dan lembaga inspeksi dari Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC) dan pengakuan internasional di bidang sistem akreditasi lembaga sertifikasi dari Pacific Accreditation Cooperation (PAC) yang sejak 1 Januari 2019 bergabung dalam organisasi Asia Pacific Accreditation Cooperation (APAC), Komite Akreditasi Nasional (KAN) dinyatakan. telah berhasil melakukan trasnsisi dari ISO/IEC 17011:2004 ke ISO/IEC 17011:2017. Secara rinci pengakuan yang diperoleh dari APAC adalah untuk (1) laboratorium penguji, (2) laboratorium kalibrasi, (3) lembaga inspeksi dan (4) laboratorium klinik serta penambahan lingkup pengakuan untuk (5) penyelenggara uji profisiensi. Sedangkan perpanjangan pengakuan internasional yang diperoleh dari PAC adalah untuk (1) lembaga sertifikasi sistem manajamen mutu, (2) lembaga sertifikasi sistem manajemen lingkungan, (3) lembaga sertifikasi produk, (4) lembaga sertifikasi sistem manajemen keamanan pangan, (5) lembaga sertifikasi person dan (6) lembaga sertifikasi sistem manajemen keaman informasi.

Read more ...
Kebijakan KAN Khusus Untuk Lembaga Sertifikasi dan Lembaga Verifikasi/Validasi Terkait Antisipasi Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Proses Sertifikasi, Verifikasi dan Validasi

Sehubungan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dengan ini Komite Akreditasi Nasional (KAN) menetapkan kebijakan terkait proses sertifikasi, verifikasi dan validasi yang dilakukan oleh Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) yang terdiri dari Lembaga Sertifikasi (LS) dan Lembaga Verifikasi dan Validasi (LVV) yang telah diakreditasi KAN dalam rangka memastikan kesesuaian pelaku usaha atau klien yang telah disertifikasi, diverifikasi atau divalidasi terhadap persyaratan masing-masing skema, sebagai berikut:

Read more ...
Perubahan Kebijakan KAN Terkait Antisipasi Dampak COVID-19 Terhadap Proses Akreditasi dan Penilaian Kesesuaian

Sehubungan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dengan ini Komite Akreditasi Nasional (KAN) perlu melakukan perubahan terhadap Kebijakan KAN Nomor 001/KAN/03/2020 dan Kebijakan KAN Nomor 002/KAN/03/2020 yang telah ditetapkan sebelumnya, sebagai berikut:

Read more ...
Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.