Indonesian English

Berita menggembirakan dari sidang umum gabungan Joint General Assembly dua organisasi internasional yaitu International Accreditation Forum (IAF) dan International Laboratory Acreditation Cooperation (ILAC) yang berlangsung di Singapura tanggal 22 – 31 Oktober 2018 bahwa Komite Akreditasi Nasional (KAN) telah memperoleh pengakuan internasional untuk Skema Akreditasi Lembaga Sertifikasi Person melalui Multilateral Recognition Arrangement (MLA) di IAF. Perolehan ini menandakan telah diakuinya skema akreditasi dan sertifikasi person yang dioperasikan oleh KAN di level internasional setelah pada tahun 2016 KAN mendapat pengakuan serupa di level Asia Pasifik melalui MLA di Pacific Accreditation Cooperation (PAC). Saat ini anggota IAF yang telah memperoleh MLA untuk Skema Akreditasi Lembaga Sertifikasi Person adalah 26 (dua puluh enam) negara dari kawasan Eropa dan 7 (tujuh) negara dari kawasan Asia Pasifik. Hal itu berarti bahwa sistem sertifikasi person dari lembaga sertifikasi yang diakreditasi KAN mampu disejajarkan dengan sertifikasi person dari negara-negara yang telah menandatangani MLA IAF.

Sidang umum gabungan IAF dan ILAC ini dihadiri oleh kurang lebih 300 delegasi yang mewakili 92 full member dan 60 associate dan affiliate member dari 120 negara. Delegasi Indonesia diwakili oleh Kukuh S. Achmad, Deputi Bidang Penerapan Standar dan Akreditasi, Badan Standardisasi Nasional (BSN) selaku Sekretaris Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan Donny Purnomo, Kepala Pusat Akreditasi Laboratorium dan Lembaga Inspeksi BSN selaku Direktur Akreditasi Laboratorium dan Lembaga Inspeksi KAN dan Triningsih Herlinawati, Kepala Pusat Akreditasi Lembaga Sertifikasi BSN selaku Direktur Akreditasi Lembaga Sertifikasi KAN.

 

Dengan perolehan pengakuan skema akreditasi lembaga sertifikasi person tersebut maka menambah pengakuan internasional KAN di IAF dari yang telah diperoleh sebelumnya, yaitu untuk akreditasi lembaga sertifikasi sistem manajemen ISO 9001, lembaga sertifikasi sistem manajemen lingkungan ISO 14001, lembaga sertifikasi produk (ISO/IEC 17065) dan lembaga sertifikasi sistem manajemen keamanan pangan ISO 22000.


Saat ini KAN telah mengakreditasi 15 (lima belas) lembaga sertifikasi person (LSP). Dengan telah diakuinya akreditasi lembaga sertifikasi person di PAC MLA dan IAF MLA, KAN diharapkan dapat lebih berperan dalam mendukung program prioritas pemerintah tahun 2019 untuk memperkuat kualitas SDM Indonesia. Di samping itu juga dalam rangka mengurangi potensi dilakukannya sertifikasi ulang terhadap barang, jasa, proses, sistem dan person ketika berpindah dari satu negara ke negara lain (ksa/th/dp).

Berita

Perubahan Kebijakan Akreditasi di Masa Pandemi Covid-19 Mendukung Percepatan Pemulihan Ekonomi

Pada Kamis (9/7/2020) telah dilaksanakan Sosialisasi Perubahan Kebijakan Komite Akreditasi Nasional terkait Antisipasi Dampak Pandemi Covid-19. Acara diselenggarakan melalui webinar dan streaming Youtube. Sosialisasi ini diselenggarakan untuk memberikan informasi kepada Lembaga Inspeksi (LI), Lembaga Sertifikasi (LS), serta Lembaga Verifikasi dan Validasi (LVV) mengenai kebijakan KAN No 007/KAN/06/2020 yang merupakan perubahan dari kebijakan KAN No 003/KAN/04/2020 yang ditetapkan tanggal 15 April 2020.

Read more ...
Pengumuman Hasil Seleksi dan Pelaksanaan Pelatihan Asesor Laboratorium Penguji SNI ISO/IEC 17025:2017 KAN 2020

Kami beritahukan dengan hormat, berikut nama-nama peserta pelatihan asesor laboratorium penguji SNI ISO/IEC 17025:2017 tahun 2020 yang dinyatakan lolos seleksi persyaratan administrasi sebagaimana terlampir. 

Read more ...
FGD Skema Akreditasi LS Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (LSSMOP) Berdasarkan SNI ISO 21001

ISO 21001:2018 merupakan standar sistem manajemen pertama di tingkat internasional yang diperuntukkan secara spesifik bagi sektor organisasi Pendidikan. Standar yang dirilis pada bulan Mei 2018 ini secara umum memberikan panduan tentang bagaimana memastikan mutu layanan pendidikan dengan pendekatan sistem manajemen. Sebagai salah satu wujud kontribusi Badan Standardisasi Nasional (BSN) terhadap mutu pendidikan di Indonesia, dokumen ISO ini telah diadopsi sebagai standar nasional pada tanggal 14 Juni 2019 dengan penamaan dokumen SNI ISO 21001:2018 – Organisasi pendidikan – Sistem manajemen untuk organisasi pendidikan – Persyaratan dengan panduan penggunaan.

Read more ...
Powered by Komite Akreditasi Nasional 2016 - All Rights Reserved.