Beranda > News > Pertemuan Teknis Laboratorium dan Lembaga Inspeksi

Pertemuan Teknis Laboratorium dan Lembaga Inspeksi

29/07/2010

Suasana peserta Pertemuan Teknis Laboratorium dan Lembaga Inspeksi saat mendengarkan welcome speech oleh Sekretaris Jenderal KAN

Pertemuan Teknis Laboratorium dan Lembaga Inspeksi yang telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional(KAN)telah diadakan pada tanggal 27-28 Juli 2010 di Hotel Hyatt Regency Jogjakarta dihadiri oleh sekitar 500 peserta yang terdiri dari laboratorium penguji, laboratorium kalibrasi, laboratorium medik,lembaga inspeksi, instansi pemerintah terkait dan pemangku kepentingan lainnya. Acara tersebut merupakan acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh KAN sebagai forum komunikasi antara KAN sebagai badan akreditasi dengan laboratorium dan lembaga inspeksi sebagai lembaga penilaian kesesuaian yang diakreditasi oleh KAN.

Tujuan penyelenggaraan acara tersebut adalah untuk mendiskusikan hal-hal yang terkait dengan langkah-langkah peningkatan kompetensi dan kredibilitas sistem akreditasi dan sertifikasi di Indonesia, terutama sistem akreditasi untuk laboratorium penguji, laboratorium kalibrasi, laboratorium kesehatan dan lembaga inspeksi. Acara tersebut diawali dengan pembukaan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DR.PH. yang sekaligus berkenan membuka secara resmi Pertemuan Teknis Laboratorium dan Lembaga Inspeksi.

Keynote speech oleh Ibu Menteri Kesehatan RI, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DR.PH.

Keynote speech oleh Ibu Menteri Kesehatan RI, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DR.PH.

Tema yang diambil pada Pertemuan Teknis Laboratorium dan Lembaga Inspeksi adalah “Akreditasi laboratorium dan lembaga inspeksi untuk mendukung kesehatan, keselamatan dan lingkungan hidup”. Pada awalnya akreditasi lebih banyak untuk mendukung fasilitsasi perdagangan dan industri, namun demikian dengan semakin berkembangnya tuntutan pemangku kepentingan terkait dengan isu global serta dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah untuk melindungi masyarat Indonesia semakin nampak nyata bahwa peranan akreditasi laboratorium dan lembaga inspeksi sangat vital bagi kesehatan, keselamatan dan lingkungan hidup.

Dalam keynote speech, Ibu Menteri Kesehatan menekankan bahwa peranan laboratorium kesehatan bukan lagi sebagai pendukung, tetapi saat ini sebagai penentu bagi treatment pasien selanjutnya. Kewajiban akreditasi laboratorium kesehatan juga diamanatkan oleh Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 364/MENKES/SK/III/2003 dimana pada pasal 16 disebutkan bahwa “Laboratorium kesehatan wajib mengikuti akreditasi laboratorium yang diselenggarakan oleh instansi yang diakui secara nasional atau internasional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku”. Akreditasi laboratorium medik dimaksudkan agar kompetensi laboratorium medik dapat ditunjukkan kepada para pemangku kepentingan laboratorium medik. Akreditasi juga akan meningkatkan kepercayaan pengguna pada keabsahan hasil uji medik yang sangat menentukan pada penentuan diagnosa, pengobatan dan terapi pasien.

Dr. Ing. Amir Partowiyatmo menyampaikan makalah hasil lokakarya penilaian kesesuaian

Dalam kesempatan terpisah, Dr. Ing. Amir Partowiyatmo selaku Sekretaris Jenderal KAN memaparkan hasil lokakarya penilaian kesesuaian, pengembangan kompetensi laboratorium dan lembaga inspeksi, peningkatan kinerja KAN dan akreditasi laboratorium dan lembaga inspeksi dalam implementasi regulasi. Saat ini kapasitas laboratorium dan lembaga inspeksi secara umum belum dapat memenuhi kebutuhan penilaian kesesuaian secara lengkap. Beberapa parameter pengujian, kalibrasi atau inspeksi hanya dipunyai oleh lembaga penilaian kesesuaian tertentu atau bahkan harus ke luar negeri yang berarti hilangnya sebagian devisa. Oleh karena itu KAN selalu mendorong kepada lembaga penilaian kesesuaian untuk selalu meningkatkan dan memperbaharui kapasitas penilaian kesesuaian yang dimilikinya agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.

Diskusi panel oleh para Panelis yang berasal dari Kementrian Kesehatan, Kementrian Perdagangan, Kementrian Lingkungan Hidup dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan

Pada sesi diskusi panel dipresentasikan perananan akreditasi laboratorium dan lembaga inspeksi dalam rangka pengawasan sarana pelayanan kesehatan, implementasi peraturan perundangan lingkungan hidup, pengawasan produk dan bahan berbahaya dan menjamin implementasi peraturan metrologi legal berturut-turut oleh para nara sumber dari Kementrian Kesehatan, Kementrian Lingkungan Hidup, Badan Pengawasan Obat dan Makanan dan Kementrian Perdagangan. Saat ini KAN telah mempunyai kerjasama asesmen gabungan dengan Kementrian Lingkungan Hidup untuk akreditasi laboratorium lingkungan dan Kementrian Kehutanan untuk akreditasi lembaga verifikasi legalitas kayu. Model kerja sama seperti ini direkomendasikan untuk akreditasi laboratorium pada sektor lain agar akreditasi dapat menjadi lebih efektif dan efisien.

Para peserta Pertemuan Teknis Laboratorium dan Lembaga Inspeksi berfoto bersama

Komentar ditutup
6 visitors online now
6 guests, 0 members
Max visitors today: 13 at 12:12 am UTC
This month: 33 at 09-10-2014 06:48 am UTC
This year: 114 at 02-21-2014 05:58 am UTC
All time: 114 at 02-21-2014 05:58 am UTC