Program Uji Profisiensi Terintegrasi KAN XVII/ 2014 Program Uji Profisiensi KAN XVII/2014 Proses Sertifikasi Produk. ----- KAN tidak pernah meminta dana/uang yang mengatasnamakan pejabat KAN, Untuk itu LPK dimohon untuk tidak melayani segala jenis permintaan tersebut. ----- Pedoman KAN 403:2011 tentang pedoman penggunaan tanda kesesuaiaan berbasis SNI telah dapat diunduh gratis. ----- World Accreditation Day 2014 : Delivering Convidence oi

Welcome @ KAN

09/06/2001

SOSIALISASI KAJIAN KESESUAIAN (GAP ANALYSIS) SNI ISO 15189:2012 DAN SNI ISO 15189:2009 SERTA PEDOMAN KAN 01 SYARAT DAN ATURAN AKREDITASI LABORATORIUM DAN LEMBAGA INSPEKSI

24/03/2014

Bidang Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Laboratorium Medik – Pusat Akreditasi Laboratorium dan Lembaga Inspeksi menyelenggarakan acara “Sosialisasi Kajian Kesesuaian (Gap Analysis) SNI ISO 15189:2012 dan SNI ISO 15189:2009 serta Pedoman KAN 01” pada hari Rabu tanggal 19 Maret 2014 bertempat di Hotel Ibis Tamarin Jakarta dan dibuka oleh Kepala Bidang Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Laboratorium Medik, Ir. Tom Abbel Sulendro. Baca lanjutannya…

SOSIALISASI KAJIAN KESESUAIAN (GAP ANALYSIS) SNI ISO/IEC 17020:2012 DAN SNI ISO/IEC 17020:1999 SERTA PERSYARATAN SNI ISO 9001:2008

15/03/2014

Bidang Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Laboratorium Medik – Pusat Akreditasi Laboratorium dan Lembaga Inspeksi menyelenggarakan acara “Sosialisasi Kajian Kesesuaian (Gap Analysis) SNI ISO/IEC 17020:2012 dan SNI ISO/IEC 17020:1999 serta Persyaratan SNI ISO 9001:2008 pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2014 bertempat di Hotel Peninsula Jakarta dan dibuka oleh Kepala Bidang Akreditasi Lembaga Inspeksi dan Laboratorium Medik, Ir. Tom Abbel Sulendro.  Acara ini dihadiri oleh 24 peserta dari berbagai instansi dan profesi inspektor, yaitu: Puslitbang Kementerian Pekerjaan Umum, PSJMN BATAN, SUCOFINDO, UNIKA Soegijapranata, B4T Bandung, Marindotech, UPT PSMB – LT Jember, BBP2HP, BATAN, B2TKS – BPPT, BBIA Bogor, dan Sekretariat KAN Bidang Akreditasi Lembaga Inspeksi. Baca lanjutannya…

BSN dan KAN Siap Mendukung Pemecahan Persoalan Sertifikasi Halal

07/03/2014

SIARAN PERS

BSN dan KAN Siap Mendukung Pemecahan Persoalan Sertifikasi Halal

Produk pangan, obat-obatan dan kosmetika harus aman dikonsumsi dan digunakan baik dari sisi kesehatan dan bagi umat islam harus halal. Label halal dari makanan yang didistribusikan di pasar seharusnya mengindikasikan statusnya (halal ataupun non halal). Bagi produk makanan yang diproduksi oleh suatu perusahaan tidaklah mudah untuk menetapkan kehalalan produk dikarenakan proses produksi yang kompleks. Perkembangan teknologi memungkinkan produk dibuat dari bahan/material yang dilarang (tidak halal) misalnya dalam komposisi, bahan tambahan pangan, atau pada saat memproses berbagai macam makanan. Konsekuensinya, terdapat beberapa makanan yang bercampur antara bahan/material yang halal dan tidak halal, hal ini menyebabkan status halal dari makanan tersebut menjadi tidak jelas (syub’hat, mashbuh). Sehubungan dengan status halal tersebut, seluruh proses makanan dengan status halal tidak boleh meragukan, harus dapat ditelusuri melalui proses sertifikasi halal. Baca lanjutannya…

KAN Selenggarakan Sosialisasi Skema Akreditasi Sistem Manajemen Mutu Alat Kesehatan di Jakarta

27/02/2014

Sebagai respon terhadap perkembangan regionalisasi perdagangan, negara-negara anggota ASEAN telah menyepakati pembentukan ASEAN Economic Community (AEC) pada tahun 2015 untuk menciptakan aliran barang dan jasa secara bebas dikawasan ASEAN dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian negara-negara anggota ASEAN. Salah satu sektor yang menjadi prioritas integrasi ASEAN adalah peralatan kesehatan, yang akan diatur dalam ASEAN Medical Devices Directive (AMDD). Sektor perangkat peralatan medis memiliki peranan penting dalam proses diagnosis, pencegahan, pemantauan, dan pengobatan penyakit serta dalam meningkatkan kualitas hidup. Indonesia sebagai negara terpadat ke 4 dunia dan terbesar di Asia Tenggara merupakan salah satu pasar terbesar di dunia untuk perangkat medis dan pelayanan kesehatan. Impor peralatan medis di Indonesia  mencapai 97% dari pasar. Indonesia memiliki lebih dari 222 produsen peralatan medis dimana 90% nya merupakan UMKM yang menghasilkan produk medis primer seperti sarung tangan bedah, perban dan ortopedi, demikian ungkap Ketua KAN, Prof.Dr. Bambang Prasetya saat memberikan sambutannya pada acara Sosialisasi Akreditasi Sistem Manajemen Mutu Alat Kesehatan di Ruang Prambanan – Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta (25/02/204).

Baca lanjutannya…

Rapat KAN ke-1 Tahun 2014 Mengenai Pembahasan Keputusan Pemberian Akreditasi

04/02/2014

Pertemuan Rapat Konsil Komite Akreditasi Nasional (KAN) yang Ke-1 Tahun 2014 diselenggarakan pada hari ini, Kamis (30/1/2014) di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

Pada tahun ini berdasarkan informasi dari Sekretariat KAN, dimana sudah banyak Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) yang akan berakhir masa akreditasinya dan dalam proses pengambilan keputusan harus dilakukan melalui keputusan rapat KAN Konsil.

Sebagai informasi berdasarkan Keppres 78 pasal 6 ayat 2 KAN mengadakan rapat berkala atau sewaktu-waktu sesuai dengan keperluan, sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan. Rapat ke-1 ini akan membahas mengenai keputusan akreditasi LPK kepada lima puluh LPK yang dokumen kelengkapannya telah disiapkan oleh Sekretaris KAN, yang sebagian besar LPK akan berakhir akreditasinya.

Baca lanjutannya…

5 visitors online now
5 guests, 0 members
Max visitors today: 10 at 03:38 am UTC
This month: 39 at 04-10-2014 09:33 am UTC
This year: 114 at 02-21-2014 05:58 am UTC
All time: 114 at 02-21-2014 05:58 am UTC