Program Uji Profisiensi Terintegrasi KAN XVII/ 2014 Program Uji Profisiensi KAN XVII/2014 Proses Sertifikasi Produk. ----- KAN tidak pernah meminta dana/uang yang mengatasnamakan pejabat KAN, Untuk itu LPK dimohon untuk tidak melayani segala jenis permintaan tersebut. ----- Pedoman KAN 403:2011 tentang pedoman penggunaan tanda kesesuaiaan berbasis SNI telah dapat diunduh gratis. ----- World Accreditation Day 2014 : Delivering Convidence oi

Welcome @ KAN

09/06/2001

IAF-ILAC Joint Annual Meeting 2014

24/10/2014

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, International Accreditation Forum – IAF dan International Laboratory Accreditation Cooperation – ILAC kembali menyelenggarakan pertemuan tahunan badan akreditasi untuk tahun 2014, “ IAF-ILAC Joint Annual Meeting”, 7-18 Oktober 2014, di Vancouver, Canada, yang sebelumnya direncanakan akan dilaksanakan di Bangkok, Thailand, namun karena kondisi politik pada saat itu, sehingga lokasi pelaksanannya dirubah.

Dalam struktur IAF sendiri terdapat technical committee (TC) yang bertanggungjawab membahas dan mengembangkan hal-hal teknis yang diperlukan dalam penilaian kesesuaian. TC tersebut didukung oleh task force yang dibentuk untuk membahas dan mengembangkan dokumen spesifik. Pada tahun 2014,  TC IAF kembali mengadakan pertemuan task force untuk membahas permasalahan yang baru muncul, yang salah satunya adalah task force penentuan hari asesmen bagi badan akreditasi. Pembentukan task force ini sendiri sejalan dengan usulan Komite Akreditasi Nasional-KAN sehingga KAN bersama-sama dengan badan akreditasi Amerika, ANAB ditugaskan menjadi Co-Convenor dalam menyusun suatu panduan yang sama bagi semua badan akreditasi anggota IAF dalam menentukan hari asesmen, sehingga pelaksanaan asesmen dari badan akreditasi dapat dilakukan dengan optimal sesuai dengan tujuan pelaksanaan asesmen.

Beberapa hal penting yang juga dibahas dalam pertemuan tersebut adalah mengenai pengembangan aturan tambahan untuk penilaian kesesuaian terkait penyaksian (witnessing) sertifikasi sistem manajemen, multisite tanpa sampling, produk, personel, PEFC, serta pelaksanaan akreditasi lainnya.

Dalam pertemuan kali ini, Ketua KAN, Prof. Dr. Bambang Prasetya, memimpin tim BSN dalam joint annual meeting ILAC-IAF dan General Assembly Meeting. Terkait pertemuan IAF, Konny Sagala, Direktur Akreditasi Lembaga Sertifikasi menghadiri pertemuan terkait menghadiri pertemuan IAF Technical Committtee, IAF MLA Committee, IAF General Assembly, dan Joint General Assembly IAF-ILAC.  Sedangkan terkait pertemuan ILAC, Dede Erawan, Direktur Akreditasi Laboratorium dan Lembaga Ispeksi  menghadiri pertemuan Inspection Committee, ILAC laboratory committee, ILAC General Assesmbly dan Joint General Assembly IAF-ILAC. Selain itu dalam rangkaian sidang tersebut ada pertemuan Task Force dan Working Group yang dihadiri oleh Sdr. Febriyanto Nugroho, Asisten Manajer Akreditasi Lembaga Sertifikasi Produk dan personel, Pusat Akreditasi Lembaga Sertifikasi terkait dengan WG Produk, WG Personel, WG Forest.  dan sebagai co-convenor dalam Task Force untuk penentuan hari asesmen yang nantinya akan digunakan sebagai panduan yang sama bagi semua badan akreditasi anggota IAF dalam menentukan hari asesmen.

Berdasarkan hasil-hasil keseluruhan pertemuan gabungan ILAC dan IAF ini, KAN perlu melakukan tindak lanjut sebagai berikut:

  • Forum IAF dan ILAC berperan efektif dalam memfasilitasi perdagangan  terkait dengan saling pengakuan baik melalui MRA dan MLA. Adanya saling pegakuan antar negara terhadap produk (barang dan Jasa) maka kegiatan ini mempunyai peran strategis dalam meningkatkan efisiensi perdagangan khususnya untuk mendukung kegiatan ekspor  dan kerjasama bilateral maupun multilateral lainnya terkait dengan saling pengakuan dalam bidang standardisasi dan peniliaian kesesuian. Kegiatan ini sejalan dengan amanah UU 20 tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian.
  • Secara umum, melanjutkan peran serta aktif dalam program / kegiatan akreditasi internasional  untuk memberikan kontribusi dan memelihara serta meningkatkan pengakuan KAN dalam skema ILAC MRA maupun IAF MLA sehingga pengakuan terhadap produk dari Indonesia dapat ditingkatkan.
  • Secara khusus, mencermati tiap informasi serta kesepakatan baru yang dicapai, dan melakukan penyesuaian-penyesuaian yang tepat pada program / kegiatan KAN, baik yang sedang berjalan maupun yang akan datang. Hal ini termasuk antara lain ketentuan tentang iuran keanggotaan, pencabutan dan pemberlakuan dokumen, dan perluasan MRA/MLA yang mencakup akreditasi PTP, FSMS dan GHG.

Selanjutnya direncanakan untuk tahun 2015, sidang IAF – ILAC Joint Annual Meeting akan diselenggarakan di Milan, Italia dan untuk tahun 2016 di India.

(FN/KS/DE/BP)

BSN DAN KAN SELENGGARAKAN WORKSHOP ISO 50001 FOR ACCREDITATION BODY ASSESORS

19/09/2014

Bertempat di Hotel Mercure – Alam Sutera, Tangerang. Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Komite Akreditasi Nasional (KAN) bekerjasama dengan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) dan Pacific Accreditation Cooperation (PAC) menyelenggarakan “Workshop ISO 50001 for Accreditation Body Assesors”. Workshop diselenggarakan selama 4 hari (16 – 19 September 2014), dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas badan akreditasi negara anggota APEC untuk berperan dalam dalam Pacific Accreditation Cooperation (PAC) Multilateral Recognition Arrangement (MLA) untuk Sistem Manajemen Energi (SME) yang sedang digagas.

Baca lanjutannya…

MUI DUKUNG LEMBAGA PEMERIKSA HALAL DIAKREDITASI KAN

09/09/2014

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung penuh lembaga pemeriksa halal yang beroperasi di Indonesia, diakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Dengan akreditasi oleh KAN, sistem penjaminan halal di Indonesia berpotensi besar untuk memperoleh pengakuan internasional. Selain itu, MUI juga sepakat jika persyaratan sistem jaminan halal yang sudah ditetapkan oleh MUI, didopsi menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). Dengan demikian, lembaga pemeriksa halal yang beroperasi di berbagai kota di Indonesia, memiliki sistem dan prosedur yang sama dalam menerbitkan sertifikat halal. Demikian disampaikan ketua MUI KH. Ma’ruf Amin saat menerima audiensi Kepala Badan Standardisasi Nasional/BSN Bambang Prasetya dan Ketua Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika MUI/LPPOM MUI Lukmanul Hakim di kantor MUI, kemarin (05/09/2014). Bambang didampingi Deputi Bidang Penerapan Standar dan Akreditasi – BSN Suprapto, Kepala Pusat Sistem Penerapan Standar Zakiyah, serta Kepala Bidang Akreditasi Lembaga Sertifikasi Produk, Pelatihan, dan Personel, Donny Purnomo J E.

Baca lanjutannya…

KEBERTERIMAAN PENILAIAN KESESUAIAN KAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN DAYA SAING MENUJU PASAR ASEAN DAN INTERNASIONAL

08/09/2014

Pada tanggal 4 September 2014 di Hotel Horison Semarang, BSN bekerjasama dengan Balai Besar Tehnologi Pencegahan Pencemaran Industri Semarang telah menyelenggarakan Workshop Keberterimaan Penilaian Kesesuaian KAN. Pelaksanaan worshop ini adalah dalam rangka peningkatan pemahaman penilaian kesesuaian bagi perusahaan/industri/organisasi serta stakeholder terkait di dalam menerapkan standar dan meningkatkan daya saing produk menuju pasar ASEAN dan Internasional.Menurut Drs. Suprapto MPS  sangatlah penting  upaya menyebarluaskan keberterimaan standardisasi dan penilaian kesesuaian mengingat masih terbatasnya pemahaman pelaku usaha di daerah maupun kurangnya minat penyedia infrastruktur penilaian kesesuaian yang ada di daerah mendukung daya saing produk unggulan lokal di tengah bayang-bayang arus globalisasi produk ASEAN saat ini.

Baca lanjutannya…

9 visitors online now
9 guests, 0 members
Max visitors today: 15 at 05:45 am UTC
This month: 15 at 11-01-2014 05:45 am UTC
This year: 114 at 02-21-2014 05:58 am UTC
All time: 114 at 02-21-2014 05:58 am UTC